Patient Satisfaction: The Health Care Quality Of Social Security Management Agency For The Health Sector (Bpjs Kesehatan) Under National Health Insurance Program (Jkn), Indonesia, 2015

Dessi Sukmawati Putri, Ade Saprudin, Isti Kumalasari, Fitri Kurnia Rahim

Abstract


Quality of health care is the degree of fulfillment the needs of the community or individuals to health care in accordance with professional standards. Patient satisfaction was influenced by various factors like the competence of health officer, accessibility, effectiveness, efficiency, continuity, safety, interpersonal relations, and amenities. This study has analyzed the relationship between the quality of health care of Social Security Management Agency for the Health Sector (BPJS Kesehatan) under national health insurance program (JKN) and the 1st class patients hospitalized satisfaction. Cross-sectional data were collected from 87 patients hospitalized who become the member of Social Security Management Agency for the Health Sector (BPJS Kesehatan) in 1st class of Gunung Jati Hospital, Cirebon, Indonesia. Respondents were taken by using accidental sampling. The BPSJ healthcare quality upon 1st class hospitalized was good enough (55.2%), whereas, patients satisfaction exceeded expectations (48.3%). The results of statistical test of Spearman‘s Rho Correlation with value (ρ = 0,000) and r value = 0,689. Significant association has been found between BPSJ healthcare quality and patient satisfaction. The result suggested the BPJS healthcare quality in 1st class hospitalized as well as all class of hospitalized must be maintained and improved to enhance better healthcare service in term of equity, equality, efficiency and social

accountability in order to solve health problem of community. 


Full Text:

PDF

References


Azwar, A. (2010). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta : Binarupa Aksara.

Azwar, A. (1994). Program Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta : Yayasan Penerbit IDI.

Departemen Kesehatan RI. (2009). UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakarta :

DEPKES RI.

Departemen Kesehatan RI. (2009). UU Kesehatan No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta :

DEPKES RI.

Departemen Kesehatan RI. (1992). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: 983/MenKes/SK/XI/1992

Tentang Pedoman Organisasi Rumah Sakit Umum.

Garperz, V. (2003). Total Quality Management. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

KEMENKES RI. (2013). Buku Saku FAQ (Frequently Asked Question) BPJS Kesehatan. Jakarta :

KEMENKES RI.

Kristianto, J. (2013). Modul Asuransi Kesehatan dan Managed Care. Jakarta : Universitas Indonesia.

Muninjaya, A. A. (2013). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran

EGC.

Muninjaya, A. A. (2004). Manajemen Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Najib, M. (2000). Dasar-dasar Asuransi Kesehatan Bagian B. Jakarta : Modul PAMJAKI.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Pohan, S. I. (2003). Jaminan Mutu Pelayanan Kesehatan. Bekasi : Kesaint Blanc.

Siregar, Charles J.P., Amalia, L. (2004). Farmasi dan Rumah Sakit: Teori

dan Penerapan. Jakarta:

Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Administrasi Dilengkapi Dengan Metode R&D. Bandung :

Alfabeta.

Supranto, M.A. (2001). Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan (Untuk Menaikkan Pangsa Pasar).

Jakarta : Penerbit Rineka Cipta.

Tjiptono, F. (2003). Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi.

Wijono, D. (1999). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.

Ningrum, R., Huda, N., Yuliastuti, C. (2014). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan BPJS Terhadap

Kepuasan Pasien di Poliklinik THT Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah SurabayaVol. 6 Bulan Maret 2014.Tersedia dari : stikeshangtuah- sby.ac.id/?mod=jurnal_detail&title=HubunganMutuPelayananKesehatanBPJSTerhadapKepuasanPasien DiPoliklinikTHTRumkitalDr.Rame&id=31

Sosilawati, H., Hamzah, A., Amir, Y. (2012). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daya Makassar. Jurnal Ilmiah AKK Kesehatan MasyarakatUniversitas Hassanuddin Vol. 1 Hal. 1-14. Tersedia dari : http://www.bing.com/search?q=jurnal+unhas+sosilawati&qs=n&form=QBRE&pc=RIMBINGD&pq=ju rnal+unhas+sosilawati&sc=0-0&sp=-1&sk=

Ardhianing, F. (2014). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kepuasan Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Terhadap Pelayanan Program BPJS Kesehatan di UPTD Puskesmas Astanagarib Kota Cirebon. Skripsi, STIKes Cirebon : Tidak diterbitkan.

Halawa, F. (2015). ―Kami Tidak Percaya BPJS!‖. Tribun News(9 Februari 2015). Tersedia dari : http://batam.tribunnews.com/2015/02/09/kami-tidak-percaya-bpjs-kalian-bobrok-kalian- penipu?page=1#

Kotler, P. (2004). Manajemen Pemasaran. Dalam Dewa, M. S. Hubungan Pelaksanaan Pelayanan Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Kabupaten Bombana. Sulawesi Tenggara. (Diunduh tanggal 20 April 2015) Tersedia dari : http://www.academia.edu/8522902/Hubungan_Pelaksanaan_Pelayanan_Perawat_Dengan_Kepuasan_Pa sien_Rawat_Inap_di_Rsud_Kabupaten_Bombana_Tahun_2014

Pahlevi, W. (2009). Analisis Pelayanan Admisi. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. (Diunduh tanggal 19 April 2015) Tersedia dari : lib.ui.ac.id/file?file=digital/125608-S-5852- Analisis%20pelayananliteratur.pdf

Utama, H. W. (2014). Mengapa Perlu Jaminan Kesehatan Nasional. (Diunduh tanggal 19 April 2015) Tersedia dari : http://klikharry.com/2014/01/09/mengapa-perlu-jaminankesehatan-nasional/

Universal healthcare coverage in Indonesia One year on. Geneva: Clearstate (The Economist Intelligence Unit Limited) 2015. Available from: www.eiu.com/healthcare.

Utama, Agung. Analisis Pengaruh Persepsi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Rumah Sakit Umum Cakra Husada Klaten. OPSI, Vol. 1, No. 2, Desember 2003: 96 – 110.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.